2011----------Kalau dibilang nikah muda ya enggak juga waktu itu umur saya sudah 22 tahun,,hehe I was lucky on that day,,,,,
Saya sudah tidak tahu harus memulai dari mana untuk ceritanya dan bagaimana saya menikah dengan Poeloeng Dwi Nugroho karena sekenario Allah itu begitu Indah,,,banyak yang bilang ha kok bisa nikah sama pulung???...heheh oke di part ini mau sedikit mengenang kenangan 2 tahun silam tepatnya di desa Tlogolele, Merapi,,,,eh kenapa kok bisa ke merapi nah jadi ceritanya begini,,,,,
berawal dari sebuah mimpi yang banyak bilang Queen of ambition ini sindiran lho bukan pujian dari dosen, tetangga dan teman q ini terlalu ambisi untuk cita-cita,,,jadi setelah berkutat dengan dunia peternakan di S1 itu saja bagi anak seorang dari desa dengan rata-rata ekonomi yang dibawah standar kehidupan normal That was crazy dreams,,,heheh
setelah S1 q bentangkan paha ini kuat-kuat q buka mata kuat-kuat dengan tekad ingin sekali kulaih S2 di LN.akhirnya saya meminta izin ayah dan ibu untuk berangkat ke Yogyakarta lagi untuk mempersiapkan beasiswa ke LN..waktu itu tujuan q adalah S2 entah dimanapun asalkan S2 di LN dan mengambil spesialis tanaman untuk pengembangan peternakan.
dengan berbekal uang 100 rb yang ada di kantong dan tiket bis Handoyo berangkatlah saya meniti ilmu untuk mendaatkan beasiswa padahal kondisi waktu itu saya sudha menjadi sarjana dan sama sekali g ada uang di kantong
ahirnya dengan sisa-sisa menang lomba di S1 saya kembali membangun pondasi mimpi yang sempat goyah beberapa bulan.....akhirnya saya putuskan untuk magang menjadi dosen magang dan menambah kemmapuan berbahsa inggris saya....dan untuk mempertahakan perut saya bekerja sebagai tentor di salah satu lembaga di Yogyakarta,,,,,,
setelah 3 bulan kerja magang dengan kegiatan yg g jelas untung ada salah satu dosen yang secara fisik saya belum pernah bertemu dan hanya lewat email tetapi beliau adalah hamba yang diturunkan Allah untuk membantu mewujudkan mimpi saya,,,
waktu itu saya hampir give up dan godaan kerja tetap di swasta atau dimanapun yg penitng kerja hanya untuk uang sudah menari-nari dan tantangan mendaptkan beasiswa belum juga ada ujung nya
hya dialah Suamiq yang telah membuat diriq bangkit dari ketakutan mimpi ini akhirnya dia membawa saya ke sebuah desa yang sedang dilanda musibah merapi hya disini saya diajak untuk membangkitakan mimpi2 anak merapi yang bersekolah dibawah gunung merapi
menjadi relawan pendidikan di MTS Tlogolele benar2 membuatq kembali terhadap mimpi yang sudah q tancapkan dalam dada sejak menginjaakan kaki di bumi UGM untuk menjadi seorang pengajar,,,,,,akhirnya selama bulan desember-januari mengajar dan mebawa teman2 baru untuk adik2 di Tlogolele......
Finally...suami ternyata diam2 ada misi sendiri dibalik dia mengajak saya ke Merapi selain untuk membantu menggambarkan mimpi saya da berusaha untuk mendapatkan mimpi ini ternyata dia melamar saya untuk diajak menikah dan tanpa lama berpacaran atau proses yang panjang dengan acara yang sangat sederhana dan tanpa mengurangi ke sakralan
terus gimana dengan mimpi untuk ke LN kan sudah nikah tuh
here we are going
NIkah#Sunnah Rassul S.A.W#dreams come true#semoga mimpi menjadi peneliti dan pengajar terwujud
Thanks to my beloved husband to be in my path heheeh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar